0

OPEN LETTER

With respect, for Youth and sports Minister.

Mr. Minister I love, how happy I was when he learned the news from a variety of media, that finally President Jokowi provide instruction so that you immediately review the lifting of sanctions against PSSI (which impact on Indonesia fall banned by FIFA).

But unfortunately I am not a person who understands the law, also did not understand what the offense is used to interpret the Property Rights in Indonesia's club. Until the issue became the forerunner of the long conflict between the father with PSSI almost a year.

I do not know what difference it makes ISL (Indonesian Super League) and IPL (Indonesian Premier League). Also do not understand about the FIFA Regulations & Government Intervention sir.

What I do know that as a child I loved the Indonesian national team. Every Red and White play in my town, I always present to support him in spite of no conflict here and there. I try to always loyal to the national team squad no matter taken from ISL or IPL.

Now football in Indonesia only in the form of tournaments are always held to fill a competition that has not rolling. Many of the players who move the club because of lack of clarity about football in this country

What breaks my heart at the time, when aware of any letter from FIFA which finally actually impose sanctions on Indonesia. Name of the father will be recorded in the history of the Indonesian nation, that in the era of leadership as Menpora father was Indonesia sanctioned and suspended from all football activity by FIFA.

But yes please, let bygones be bygones. Currently our football really has been isolated by the outside world.

But hope was finally growing again when the media reported that the sanction of the father to the PSSI immediately withdrawn on the instructions and the instructions Mr. President. Which must be followed as soon as possible also with the lifting of sanctions by FIFA to Indonesia.

Where's football of Indonesia ?

Now my expectations as a lover of Garuda national team just want you to take immediate steps wisely. Put forward the name of the nation, leaving interest groups, let alone follow the flow of people around the father of the political background ..
Hopefully you can resolve the problem of football in this country, and take tactical steps to immediately end sanctions against Indonesia banned from FIFA and the football competition start soon.
0

Indonesian Traditional "Kebaya"

Title Issue 

"
In many parts of Indonesia, the Kebaya is seen as a strong nationalitic symbol and has been strongly supported as a symbol of identity fot Indonesian women by prominent figures throughout the nation's history. Recently, thin traditional dress has become recognized internationally as it is used as the uniform for flight attendance (stewardresses) n Singapore Airlines. Malaysia Airlinen, and Garuda Indonesia."


So as we know, Kebaya is a sign of Indonesian women. We believe that Kebaya is indeed as strong nationalitic symbol that is already been a tradition since a long time ago. But nowadays, not only Indonesia has Kebaya. Other country also has a similiar cloth like Kebaya. We can see that in Flight Attendace from Singapore Airlines and Malaysia Airlines also used a unifom that similiar with Kebaya. We also can see there lot of design that similiar with Kebaya, for example, Kate Middleton's wedding dress.

People from another countries appreciate Kebaya, so for Indonesian teenager, what are you waiting for to use it and be proud of it ?

Then we think that Kebaya is a strong nationalitic symbol. but as we know, Kebaya is a little bit an old style cloth that isn't attractive for teenagers. So we suggest, to save the Indonesian traditional cloth, we must try to modified Kebaya. So, the teenagers will interest to use it in their daily activities, not just at school and ceremonial events.

Why we think Kebaya is an old style cloth ?. Because, usually Kebaya used by old ladies. That's why the teenagers feel old when they use Kebaya. So by modified Kebaya with the new style and it more modern, we belive that can change the pinion about "Kebaya is an old style fashion"


More information to Elaborate the Opinion

We rarely see theenagers around 10-18 years old use Kebaya as a formal cloth nowadays. They usually use Batik and casual cloth. They use Kebaya if there is only as Kartini's Day or in a wedding event. Usually we see person who use Kebaya in television is people above 40 years old. So that's why some people think that Kebaya is an old style fashion. But, with a little more creativity, Kebaya can be more modern and more attractive to use with modern style.


 




0

Tragedi -_-


Rabu 25 Desember 2013


Pagi-pagi sekali dan tidak terlalu sekali akupun bergegas mandi untuk pergi ke rumahnya Haboo(nama samaran). Setelah mandi aku pun bersiap dan melihat sms dari Haboo. "Ajakin si Hagoo(nama samaran) ya". Aku pun menjawab nya hanya iya =))

Aku pun pergi dari rumah dan sebelum ke rumah temanku, akupun menjemput si Hagoo. Yah anak itusih gak penting amat buat hancur suasana dengan teriakan nya yang mematikan itu apalagi kalau ada yang namanya EXO-__-. Ketika aku sampai di rumah nya yang berada di perum Griya mukti. Si gendut berkacamata itupun langsung membuka pintu rumahnya karena dia tau kalo itu aku. Yaahhhh apa boleh buat, dianya belom mandi -_- ahh buat lama saja. Aku pun membuka laptop sebentar dan menonton Shingeki no kyojin sambil menunggu Hagoo itu selesai mandi. Setelah dia siap-siap, aku pun langsung jalan dan berpamitan dulu dengan orang tuanya (aslinya gak kaya gitu sih tapi kasihan kalau di beberin).
Aku dan si gendut berkacamata itupun pergi ke rumahnya si Haboo yang berada di kawasan bengkuring, Samarinda. Ketika di pertengahan jalan, tiba-tiba mobil di depan ku berhenti mendadak. Karena aku agak laju membawa motor jadinya akupun langsung rem mendadak agar tidak mendapatkan insiden yang menyakitkan. Yang terjadi adalah, aku tegencet sama si Hagoo dan sendal ku putus. Dan aku memutuskan untuk tidak pakai sendal sampai tempatnya si Haboo. Karena aku tadi tegencet sama si Hagoo, akupun jadi sesak nafas.
Setelah itu, Alhamdulillah aku sampai di rumah nya Haboo dengan selamat dan sesuai tujuan, biasa buan pintar jadinya pamer-pamer raport hehehe :D
The End
Sorry kalo garing soalnya gue gak kaya si Hagoo yang alay -_-

Pagi-pagi sekali dan tidak terlalu sekali sih aku pun bergegas mandi karena aku mau ke rumah temanku yang bernama yah kita samarin aja Haboo. Pukul setengah 8 pun aku siap dan ketika aku baca smsnya Haboo karena tadi sebelum nya aku sms dia. "ajakin juga si Hagoo(nama samaran) itu" kata temanku.

0

Hari Ibu dan sikap kita terhadap ibu

Senin, 23 Desember 2013

Assalamu'alaikum wr wb

Kemarin, kita baru saja merayakan Hari Ibu. Ya hari dimana kita berbondong-bondong mengucapkan "Selamat Hari ibu" dengan cara mengucapkan nya secara langsung dan ada pula yang mengucapkan di social media.

Tapi banyak juga sih, yang baik-baik sama ibunya cuman di hari itu doank. Tapi ingat ya, jangan cuman di hari itu kita baik-baik kepada ibu kita melainkan setiap saat !!!!. Banyak yang bilang "Love you mom" tapi itu cuman bualan di DUMAY aja sedangkan di dunia nyata ehh malah nge bangkang haddoohhh. Kasihan ibu kita bro, dia sudah mempertaruhkan nyawa nya untuk kita, rela berbohong demi kita juga. Dengan sabar mendidik kita dari kecil hingga saat ini. Yang mengandung kita selama 9 bulan.


Jangan lah kita buat kecewa ibu kita. Buat dia bahagia, karena dia berharap kepada kita supaya menjadi anak yang baik, sholeh, dll. Ingat wal, surga itu di telapak kaki ibu.

Buat yang ibunya yang sudah meninggal, doakan dia karena doa anak sholeh lah yang membuat orang tua bahagia di dunia sana.

Sekian dari saya, kurang lebih nya mohon maaf Wassalamu'alaikum wr wb
0

Disuruh ngerangkap al baqarah (51-60)-_-

Sabtu 14 Desember 2013

Assalamu'alaikum wr.wb

Mungkin ini pengalaman ku yang sangat suram sekaligus menyakitkan tapi memiliki hikmah tersendiri

Seperti yang sudah ku prediksi sebelum nya, aku bakalan remedi pelajaran yang sangat aku tak kuasai sekaligus kelemahan ku yaitu Hapalan Al-Qur'an. Di sekolah ku, aku disuruh menghapal sampai 100 ayat surah al-baqarah (untuk satu semester ya -_-). Aku pun tidak sampai 100 ayat, So aku remedi dan disuruh nulis dari ayat 51-60. Memang pendek-pendek-panjang ayatnya, tapi yang membuatku sengsara adalah disuruh nya 20 rangkap. Setelah ulangan akhir semester, akupun langsung menulis apa yang disuruh guru hapalan ku itu.

Di hari pertama udah 5 rangkap aku menulis. Tapi karena aku lelah seharian bekerja, jadinya aku pun mengerjakan nya cuman segitu. Habis sholat shubuh, aku pun langsung mengerjakan nya lagi, tapi hanya dapat satu rangkap saja. Niatnya mau nulis di sekolah, Tapi karena malas jadinya Al-Qur'an dan Buku tulis pun cuman jadi barang bawaan saja. Jadi, aku mengerjakan lanjutan nya ketika sampai di rumah. Di hari kedua ini, aku mengerjakan nya dari Sore hari karena siang nya aku ketiduran. Aku pun mengerjakan nya sampai tengah malam. Hasilnya lumayan, dapat 7 rangkap jadinya udah 13 rangkap.

Seperti hari-hari kemarin, aku pun mengerjakan habis sholat shubuh. Tapi, untuk hari ini, aku yang lagi pingin menulis mendapat 2 rangkap tambahan. Jadi udah 15 rangkap aku kerjakan. Lalu, akupun melanjutkan di sekolah hingga selesai. Setelah berjam-jam aku kerjakan, Alhamdulillah aku udah menyelesaikan tugas ku itu hanya dalam waktu 3 hari. Karena aku disuruh menulis sebanyak itu, jadinya aku hapal dengan sendirinya.
0

Ketiduran di kelas

Kamis, 12 Desember 2013

Assalamu'alaikum

Ini nih pengalam ku yang menyuramkan yang terjadi saat aku kelas 7 smp. Ketika itu pelajaran terakhir yaitu Fikih dimana gurunya kalau ngomong seperti membawakan dongeng tidur, pelan betuuuuuuulllllll (bukan maksud ngejelekkan guru).

Ketika itu, guruku sedang menjelaskan cara menyolatkan mayat. Aku pun merasa ngantuk karena bapak nya jelaskan seperti membacakan dongeng tidur. Pertama nya biasa saja, sampai pada akhirnya aku bersenderan di kursi dan menutupkan mata agar tidak merasa jenuh karena cuaca yang panas dan gurunya yang berbicara sangat pelan.

Dan setelah aku menutupkan mata, yang tadi niatnya hanya untuk menenangkan pikiran ehh malah aku gak sadar bahwa aku ketiduran. Aku pun kaget ketika aku dibangunkan oleh temanku karena yang kuingat aku hanya menutup mata untuk menenangkan pikiran. Dan, tadi yang kulihat jam sebelum aku tertidur itu jam 11:00, ehh udah jam 12:20. Jadinya, aku tidak memerhatikan semua yang dijelaskan oleh guru Fikih ku. Aku pun jadi ketinggalan pelajaran. Untung saja, minggu depan nya ketika praktek aku bisa :D

Sekian, Wassalamu'alaikum
0

Kartu ujian ketinggalan (kaga keluar ruangan)

Rabu 11 Desember 2013

Yaahh pas kelas 8 aku pernah merasakan kejadian yang nyaris membuat ku ngerjakan soal ulangan di luar ruangan yaitu ketika kartu ujian ku ketinggalan. Langsung aja kita ke konflik nya

Waktu itu aku ulangan Bahasa Inggris dan Fikih. Pertaman nya aku tidak curiga jika ada yang ketinggalan. Ketika sampai di sekolah, akupun baru sadar bahwa kartu ujian ku ketinggalah (sedih kam -_-). Aku pun bingung harus ngapain dan akhirnya aku putuskan untuk melapor kepada panitia bahwa kartu ujian ku ketinggalan. Yang aku harapkan tidak sesuai dengan kenyataan, yang kuharapkan dibuatkan kartu baru malahan dibikin sebuah surat bahwa AKU NGERJAKAN ULANGAN DI LUAR KELAS selama ulangan pertama dan kedua.

Muka ku pun seketika menjadi cemberut dan bel tandanya waktu ulangan dimulai. Pengawas pun datang, dan akupun langsung bersiap-siap untuk keluar ruangan. Tetapi, pengawas itu tidak menanyakan bawa kartu ujian atau tidak jadi aku aman-aman saja dan ngerjakan ulangan di kelas sampai selesai waktunya.

Ketika ulangan kedua pun begitu. Pengawasnya tidak menanyakan bawa kartu ujian atau tidak. Jadinya aku robek kertas surat tadi. Aku pun senang karena tidak ngerjakan ulangan di luar. Jadi aku  ngejakan ulangan di kelas aja tanpa harus keluar ruangan sampe selesai

Setelah ulangan pun gue gembira karena setelah gue periksa jawaban ku dengan dibuku. Jawaban ku dari kedua ulangan yang diujikan itu nilainya diatas kkm. Dan yang paling aku ingat adalah ketika aku tidak membawa kartu ujian tapi gak ditanyain tentang kartu ujian :D
 
Copyright © Kehidupan saya